PROFILE



SITI NUR KHOLIFATUN
074274076
GEOGRAFI 2007 B
074274076
GEOGRAFI 2007 B
" Kasih
selalu sampai disana. ”Apabila ada cinta di hati yang satu, pastilah
ada cinta di hati yang lain,” kata Rumi, ”sebab tangan yang satu takkan
bisa bertepuk tanpa tangan yang lain.” Mungkin Rumi bercerita tentang
apa yang seharusnya. Sementara kita menyaksikan fakta lain. Kalau cinta berawal dan berakhir pada Allah, maka cinta pada yang lain hanya upaya menunjukkan cinta pada-Nya, pengejawantahan ibadah hati yang paling hakiki: selamanya memberi yang bisa kita berikan, selamanya membahagiakan orang-orang yang kita cintai.
Dalam makna memberi itu posisi kita sangat kuat: kita tak perlu kecewa atau terhina karena penolakan, atau lemah dan melankolik saat kasih kandas karena takdir-Nya.
Sebab disini kita justru sedang melakukan sebuah ”pekerjaan jiwa” yang besar dan agung: mencintai.
Ketika kasih tak sampai, atau uluran tangan cinta tertolak, yang sesungguhnya terjadi hanyalah ”kesempatan memberi” yang lewat.
Hanya itu.
Setiap saat kesempatan semacam itu dapat terulang.
Selama kita memiliki cinta, memiliki ”sesuatu” yang dapat kita berikan, maka persoalan penolakan atau ketidaksamapaian jadi tidak relevan. Ini hanya murni masalah waktu."
Dalam makna memberi itu posisi kita sangat kuat: kita tak perlu kecewa atau terhina karena penolakan, atau lemah dan melankolik saat kasih kandas karena takdir-Nya.
Sebab disini kita justru sedang melakukan sebuah ”pekerjaan jiwa” yang besar dan agung: mencintai.
Ketika kasih tak sampai, atau uluran tangan cinta tertolak, yang sesungguhnya terjadi hanyalah ”kesempatan memberi” yang lewat.
Hanya itu.
Setiap saat kesempatan semacam itu dapat terulang.
Selama kita memiliki cinta, memiliki ”sesuatu” yang dapat kita berikan, maka persoalan penolakan atau ketidaksamapaian jadi tidak relevan. Ini hanya murni masalah waktu."